Contoh Surat Perintah Pembayaran dan Formatnya Lengkap

Dalam membuat surat permohonan pembayaran, tentu harus dilakukan dengan format yang tepat. Untuk menulis surat terebut Anda bisa melihat pada contoh surat perintah pembayaran yang biasa dilakukan.

Melihat contoh tersebut tentu diharapkan dapat memudahkan Anda dalam penulisan surat tersebut. Terlebih lagi, surat seperti ini termasuk ke dalam surat formal yang harus disusun sesuai dengan aturan.

Lalu, seperti apakah contoh dari surat perintah pembayaran tersebut? Bagi Anda yang penasaran tentang surat permohonan pembayaran tersebut, langsung saja ikuti pada ulasan yang ada di bawah ini.

Contoh Surat Perintah Pembayaran yang Benar

contoh surat perintah pembayaran

Sudah dijelaskan sebelumnya, surat perintah pembayaran ini sifatnya resmi jadi harus dibuat sesuai aturan yang berlaku. Namun, tentu aturan surat ini tidak terlalu kaku sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan surat.

Nah, agar Anda bisa membuat surat ini dengan baik, maka diperlukan contoh penulisannya. Berikut ini adalah contoh surat perintah pembayaran yang dapat Anda jadikan sebagai pedoman pembuatan surat.

 

PUTRA KONSTRUKSI MANDIRI

Jalan Leonard Tupamahu No. 32

Bantul

No telp. (021) 930 019

Website: putrakontruksimandiri.com email: [email protected]

 

Bantul, 3 November 2022

Nomor  : 124 / PPS / VII /2022

Perihal  : Permohonan Pembayaran Proyek

 

Kepada Yth,

Bapak Fadil Sauzu Kurniawan

Manager PT. Terang Indah Benderang

Bantul 55713

 

Dengan hormat,

 

Bersamaan dengan dikirimnya surat ini dan merujuk pada kontrak perjanjian kerja tentang pelaksanaan pembangunan nomor: 39309/APA/KAH/9309/2022, kami menginformasikan bahwa pembayaran proyek lanjutan sebesar Rp 500.000 (Lima Ratus Juta Rupiah) telah melampai batasan waktu kesepakatan.

Untuk melanjutkan pekerjaan, diharapkan kerja sama dari Bapak untuk melakukan pembayaran biaya sesuai yang disebutkan di atas demi kelangsungan proyek dan juga upah para pekerja. Semakin cepat pembayaran dilakukan, maka akan semakin baik untuk kelanjutan proyek.

Pembayaran bisa ditransfer lewat rekening atas:

Nama : PT. Konstruksi Putra Mandiri

Nama Bank : BRI Kantor Cabang Bantul Kota

Nomor Rekening : 6631 0390 4940

NPWP : 03.353.927.088. 356

 

Demikianlah surat permohonan tersebut diajukan. Besar harapan kami atas kesediaan bapak untuk dapat melakukan pelunasan pembayaran proyek ini. Atas perhatian dan kerja sama yang diberikan, kami mengucapkan banyak terima kasih.

 

Hormat Kami,

 

Muhammad Fernando Torres

Bagian Keuangan

 

Kurang lebih seperti itu contoh surat perintah pembayaran yang dapat Anda pelajari. Untuk berikutnya, Anda bisa menyesuaikan isi dari surat tersebut sesuai dengan kebutuhan permintaan pembayaran.

Format Penulisan Surat Perintah Pembayaran

Pada bagian contoh surat perintah pembayaran yang telah dijelaskan sebelumnya, terdapat format dan aturan penulisan yang digunakan. Format tersebut dapat dipahami agar memudahkan dalam penulisan surat.

Berikut adalah format yang terdapat pada pembuatan surat perintah untuk melakukan pembayaran.

1. Kop Surat

Dalam pembuatan surat perintah pembayaran ini, bagian pertama yang harus ada adalah kop surat atau kepala surat. Bagian ini wajib untuk diberikan terutama untuk pembuatan surat resmi seperti surat resmi perintah pembayaran.

Untuk penulisan bagian kop surat, terdapat beberapa unsur yang biasanya dicantumkan. Unsur tersebut antara lain adalah logo instansi, nama instansi, alamat, kontak, email, dan beberapa informasi lainnya dari pihak pembuat surat.

Dengan adanya kop surat, para pembaca dapat mengerti identitas dari pihak pembuat surat saat pertama kali membukanya. Namun, pada intinya kop surat tersebut menunjukkan bahwa surat tersebut bersifat resmi dan formal.

2. Tanggal Pembuatan Surat

Setelah bagian kop surat, berikutnya lanjut dengan menuliskan tanggal pembuatan surat perintah tersebut. Pada penulisan tanggal ini bisa dibubuhkan pada awal surat setelah kop surat ataupun di bagian akhir surat setelah penutup.

3. Nomor Dan Perihal Surat

Format berikutnya pada contoh surat perintah pembayaran ini adalah bagian nomor dan juga perihal surat. Untuk pencantuman nomor surat ini hanya diberikan pada surat yang dikeluarkan resmi oleh instansi, lembaga, ataupun perusahaan.

Sementara untuk jenis surat pribadi atau individu, pemberian nomor surat tidak wajib diberikan. Nomor surat tersebut berfungsi untuk memudahkan pihak terkait dalam menyusun dan mengumpulkan surat-surat yang ada.

Selanjutnya untuk bagian perihal surat berisi tentang maksud dan tujuan pemberian surat. Apabila melihat pada contoh surat perintah pembayaran di atas, maka perihal surat adalah permohonan untuk melakukan pembayaran.

4. Tujuan Pengiriman Surat

Lanjut format berikutnya pada surat ini adalah bagian pihak tujuan pengiriman surat. Pada bagian ini akan dituliskan identitas pihak yang menjadi tujuan dari pengiriman surat perintah pembayaran tersebut secara lengkap.

Penulisan pada bagian informasi ini tentu harus tepat supaya surat tidak salah kirim. Untuk informasi yang ditampilkan, bisa dituliskan saja nama lengkap, jabatan, alamat, dan beberapa informasi identitas lainnya yang terkait.

5. Isi Surat

Bagian berikutnya yang terdapat pada contoh surat perintah pembayaran ini adalah isi surat. Pada bagian isi akan dijelaskan tentang perihal maksud pemberian surat dengan lebih lengkap dan disampaikan dengan jelas.

Dalam bagian isi surat perintah pembayaran bisa dijelaskan berapa biaya yang harus dibayarkan oleh pihak terkait. Tuliskan jumlah pembayaran tersebut dengan menggunakan angka yang tepat agar tidak terjadi kesalahan.

Selain itu, bisa dijelaskan juga bagaimana cara pembayaran yang bisa dilakukan. Untuk lebih lengkapnya, bisa dicantumkan juga sistem pembayaran dan juga rekening bank tujuan pembayaran dengan jelas.

Pada isi surat, bahasa yang digunakan harus jelas dan lengkap agar surat dapat dengan mudah dipahami. Hindarilah untuk menggunakan kalimat-kalimat yang terlalu berbelit-belit pada surat resmi seperti ini agar isi surat bisa disampaikan dengan baik.

6. Penutup Surat

Selanjutnya, format yang terdapat pada surat perintah pembayaran ini adalah penutup surat. Di bagian penutup ini bisa disampaikan tentang harapan dari pihak pemberi surat agar penerima surat segera melakukan pelunasan pembayaran.

Pada penulisan untuk kalimat penutup surat perintah pembayaran, bahasa yang digunakan singkat saja. Untuk lebih jelas tentang bagaimana penulisannya, Anda bisa melihat contoh surat yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya.

7. Nama Terang dan Tanda Tangan

Bagian terakhir dari surat perintah pembayaran ini adalah pencantuman nama terang dan juga tanda tangannya. Untuk bagian tersebut, dituliskan nama dari pihak pembuat surat secara lengkap beserta dengan posisinya.

Pada bagian ini bisa juga ditambahkan stempel ataupun materai sebagai langkah untuk menguatkan status hukum dari surat tersebut. Hal ini dilakukan agar jika suatu saat terjadi masalah, maka surat tersebut bisa menjadi bukti hukum yang sah.

Kurang lebih seperti itulah format dari contoh surat perintah pembayaran yang dapat dijadikan sebagai inspirasi penulisan. Anda bisa mengikuti format tersebut dan menyesuaikan informasi surat perintah pembayaran dengan kebutuhan.

Itulah tadi ulasan tentang format dan contoh surat perintah pembayaran yang baik dan benar. Semoga adanya informasi tersebut dapat membantu Anda untuk membuat surat perintah pembayaran dengan lebih mudah.

Share:

Tinggalkan komentar